Blog

Tawa Gila di Balik Kabut Racun

By |2025-12-21T13:27:11+00:00Desember 21st, 2025|Novel|

Tarian maut bunga kuburan Hutan larangan Ale' Mali' kembali diselimuti keheningan yang mencekam setelah gema runtuhnya batu cadas perlahan lenyap ditelan kegelapan. Namun, bagi pemuda yang kini menyeret langkahnya di atas lumpur becek, keheningan itu bukanlah pertanda damai. Itu adalah keheningan semu, laksana tarikan napas panjang seekor ular sanca sebelum membelit mangsanya hingga remuk. Langkah

GEMA MAUT DI ALE’ MALI’

By |2025-12-14T13:10:48+00:00Desember 14th, 2025|Novel|

Jejak Darah Sang Penerus Malam itu, Hutan Larangan Ale’ Mali’ tidak sekadar gelap. Ia bagaikan kerongkongan raksasa purba yang siap menelan  sumange’¹ siapa saja yang lancang melintas. Angin bertiup wuuuuttt... wuuuuttt..., meliuk di antara celah akar beringin, menimbulkan suara mendesing yang mirip rintihan Poppo² yang kelaparan. Cahaya bulan yang pucat pasi mengintip malu-malu dari balik

Go to Top